Sibuklah Hidup atau Sibuklah Mati?

Sebuah tulisan bedah film boxoffice (The Shawshank Redemption) yang tuntas diselesaikan dan dipresentasikan pada awal November 2015 di sebuah grup Whatsapp. Film yang dibedah merupakan salah satu film terbaik sepanjang masa dengan rating imdb 9,3 dari 10. Bedah film disini bertujuan untuk memperkaya kualitas diri dan orang lain dengan mengambil beberapa poin atau hikmah untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Get busy living, or get busy dying” – Andy Dufresne

The Shawshank Redemption (TSR) merupakan salah satu film yang dikatakan sebagai “best films of all time” oleh para kritikus film. Dirating imdb dengan skor 9,3 dari 10 (peringkat pertama dari seluruh film yang diskor di imdb), menunjukkan kualitas cerita dan juga penggarapan materi yang sangat baik dari pembuat filmnya. Film yang diangkat dari sebuah novel pendek karangan Stephen King ini menghadirkan beberapa aktor utama seperti Tim Robbins dan Morgan Freeman. Secara umum, cerita film ini membuat saya teringat dengan kata-kata yang penting dalam hidup manusia seperti ‘harapan’ dan juga ‘perjuangan.

Film ini menceritakan tentang sebuah kejahatan di Amerika pada tahun 1947 dimana seorang bankir bernama Andy Dufresne dituduh membunuh istri dan selingkuhan istrinya dengan sadis. Sadisme pembunuh ditunjukkan dalam tubuh korban ditemukan banyaknya peluru yang ditembakkan. Ini menunjukkan bahwa walaupun korban sudah meninggal dengan satu kali tembakan, pembunuh menembakkan pistolnya lagi sampai pelurunya habis dan juga -nyawa korbannya habis. Karena itu bisa kita pahami alasan mengapa pengadilan memberikan hukuman dua kali seumur hidup kepada Andy. Kondisi psikologis seorang laki-laki yang kecewa akibat dikhianati dan dicampakkan akan menunjukkan rasa kecewanya lewat ‘aksi fisik’ yang tiada selesai. Pengadilan pun langsung memberikan statement bahwa Andy lah yang membunuh dua orang itu.

Namun nyatanya bukan Andy yang membunuh istri dan selingkuhannya tersebut. Walaupun Andy awalnya berniat untuk membunuh istri dan selingkuhannya tersebut, pistol yang dia akan gunakan untuk membunuh itu akhirnya ia buang ke sungai. Pistol yang dibuang ke sungai tersebut tidak ditemukan polisi dalam investigasi kasus, sehingga bukti tidak cukup untuk memastikan bahwa peluru di tubuh korban sama dengan peluru yang ada di pistol Andy. Andy harus menerima dengan pahit bahwa ia harus menghabiskan masa hidupnya selamanya di penjara Shawshank.

Penjara Shawshank merupakan penjara yang sangat ketat, disiplin, keras dan bengis. Tidak jarang tahanan mati di penjara ini karena perlakuan dari sesama tahanan, atau karena siksaan keras dari para sipir. Penjara ini dipimpin oleh seorang kepala penjara yang korup bernama Samuel Norton dan juga kepala sipir yang keras bernama Byron Hadley. Norton yang tergambarkan dalam awal cerita sebagai seorang yang religius, menganjurkan para tahanan untuk mempelajari Bibel selama menghabiskan waktu di penjara, serta berdisiplin mengikuti semua kemauan Norton.

“Put your trust in the lord, your ass belongs to me. Welcome to Shawshank.”, Samuel Norton.

Hadley, sebagai tangan kanan langsung dari Norton, tak segan untuk menyiksa siapapun yang tidak “berdisiplin” mengikuti aturan di penjara Shawshank. Bukti hukumannya terlihat pada sebuah adegan dalam film ini yang memperlihatkan Hadley yang menyiksa seorang tahanan yang menangis ketakutan pada malam pertamanya di penjara. Tangisan tahanan tersebut akhirnya berhenti bersama nyawa sang tahanan esok harinya, karena lukanya akibat siksaan Hadley sudah terlambat untuk diobati oleh dokter.

Kondisi internal penjara yang keras tersebut membuat Andy mau tidak mau mencari rekan untuk bertahan hidup di penjara. Didapatkannya seorang teman disana bernama Ellis Redding (atau yang biasa dipanggil Red), yang sebelumnya sudah menghabiskan 20 tahun hidupnya di penjara. Red yang dikenal di penjara Shawshank sebagai penyelundup barang-barang, sangat tertarik dengan kepribadian Andy yang tenang dan cerdas seperti layaknya orang bebas yang tidak bersalah. Dalam tahun pertamanya di penjara, Andy meminta Red untuk menyelundupkan palu kecil dan juga sebuah poster besar kepadanya dengan imbalan 10 dollar.

Membayangkan palu kecil itu akan dijadikan alat untuk menembus ketatnya penjara, Red tertawa dan menyindir Andy.”Kau akan butuh seumur hidupmu untuk menembus dinding penjara ini dengan palu kecil itu”, kata Red. Namun, Andy hanya tersenyum dengan mengatakan, “palu ini saja sudah cukup”.

Dan mencari rekan saja ternyata tidak cukup untuk bertahan di penjara Shawsank. Dalam dua tahun pertama Andy dipenjara, Andy sering disiksa dan dibully oleh tahanan-tahanan lain yang melihat Andy sebagai seorang tahanan ‘newcomer’ yang pantas dijadikan sansak pukul mereka. Apalagi diketahui beberapa dari tahanan ini terindikasi homoseksual. Andy dilihat sebagai objek ‘pelampiasan’ mereka selama di penjara.

Akan tetapi dengan kemampuan Andy sebagai seorang bankir, Andy bisa membalikkan kondisi “bullyable” ini dengan melihat potensi perlindungan dari kepala penjara Norton dan sipir-sipir lain. Andy melihat bahwa kepala penjara dan juga sipir-sipir di penjara Shawshank sangat tidak paham dan juga tidak mengerti bagaimana cara mengelola pajak penghasilan mereka untuk disetorkan kepada negara. Potensi ini yang digunakan Andy untuk kemudian bertindak sebagai ‘konsultan keuangan’ gratis yang membantu kepala penjara dan para sipir untuk mengelola keuangan mereka. Kemampuan Andy ini juga digunakan kepala penjara Norton untuk melakukan ‘money laundering’ dari hasil korupsi dan suapnya di penjara Shawsank. Perlindungan ini dimanfaatkan betul oleh Andy, sehingga menyebabkan pemimpin geng yang membully Andy, cacat fisik (disiksa Hadley dan kawan-kawan) dan dipindahkan ke penjara lain.

Perlindungan dari kepala penjara ini kemudian menempatkan Andy sebagai anak emas. Demi perlindungan, Andy sampai merekayasa sebuah rekening dengan identitas palsu untuk menyimpan segala uang kotor Norton. Balas jasa Norton akhirnya menempatkan Andy sebagai posisi penjaga perpustakaan penjara, dimana ia harus mengelola buku-buku di perpustakaan itu.

Andy melihat posisi pengelola perpustakaan ini sebagai sebuah keuntungan. Apalagi dalam penjara, seorang tahanan harus sibuk mengisi waktunya agar tidak kosong sia-sia. Andy ingin hidupnya di penjara ada makna dan manfaat lebih untuk orang lain.

 “Get busy living, or get busy dying” – sibuk dalam hidup atau sibuk dalam mati, kata Andy. Jika tahanan sepertinya berhenti untuk bergerak, maka akan matilah dia terlebih dahulu di penjara.

Berkat semangatnya yang tinggi, akhirnya perpustakaan penjara yang ia kelola menjadi maju. Setelah ‘memaksa’ pemerintah daerah untuk mengirim bantuan lebih berupa buku-buku dan piringan hitam musik ke penjara, perpustakaan Shawshank menjadi salah satu perpustakaan terbaik di regionalnya. Apalagi ditambah program-program Andy seperti program ‘kejar paket’ untuk tahanan-tahanan yang berpendidikan rendah, membuat Andy bisa memajukan beberapa tahanan agar lebih baik pendidikannya.

Program ‘kejar paket’ inilah yang mempertemukan Andy dengan seorang tahanan lainnya bernama Tommy. Tommy merupakan seorang pemuda yang sudah sering masuk penjara sejak kecilnya. Mencuri dan merampok merupakan spesialisasinya. Namun, karena teringat ia mempunyai anak dan istri yang ia tinggalkan di jalanan akhirnya membuat Tommy tak ingin waktunya sia-sia di penjara. Kemudian Tommy meminta Andy mengajarkannya. Pada akhirnya, Tommy bisa mendapat kemampuan yang lebih baik lagi.

Namun, Tommy heran. Mengapa orang sebaik Andy malah masuk penjara? Seharusnya orang seperti Andy ada diluar sana menjadi pemimpin perusahaan, bukan menjadi seorang tahanan pemimpin perpustakaan. Kemudian Red bercerita tentang kisah Andy yang membunuh istri dan selingkuhannya. Tiba-tiba, Tommy menjadi ingat salah seorang teman tahanannya di penjara lain yang bernama Elmo Blatch. Blatch merupakan seorang penjahat yang memang terkenal sadis dan sangat bangga terhadap kejahatannya. Salah satu kejahatan Blatch yang diceritakan ke Tommy adalah kebanggaannya saat ia membunuh istri seorang bankir beserta selingkuhannya. Yang membuat Blatch tambah senang adalah bankir itu yang akhirnya dibawa ke penjara karena membunuh istrinya, bukan dia sendiri.

Mendengar cerita itu, Andy mendidih. Ternyata memang dia tidak bersalah seperti apa yang dituduhkannya selama ini. Ini yang membuat Andy meminta kepala penjara Norton untuk segera melepaskannya dan mengembalikan statusnya seperti sediakala. Namun, kepala penjara Norton takut jika Andy bebas, maka ia akan membocorkan semua kejahatan korupsi dan suap yang ia lakukan. Akhirnya dengan bantuan Hadley, Norton membunuh Tommy agar ia tidak menjadi saksi untuk pembebasan Andy. Selain itu, Norton mengancam agar Andy tidak memberitahukan kejahatan yang ia lakukan. Ancamannya ialah perlindungan dari sipir akan lepas dan ia akan kembali disiksa dalam penjara.

Hal ini yang membuat Andy frustrasi. Apalagi saat mendengar matinya Tommy karena dirinya, membuat Andy bertekad untuk keluar dari penjara Shawshank secepatnya. Ia merasa sudah lama waktunya terbuang di penjara sia-sia. Ini yang membuat Red menjadi khawatir. Red khawatir Andy akan melakukan hal-hal gila atau semacamnya yang membuat ia keluar dari penjara.

Lalu Andy berkata kepada Red tentang impiannya. Impiannya selama ini adalah mendirikan sebuah penginapan kecil di Zihuatanejo, sebuah kota kecil di lepas pantai Meksiko. Andy butuh Red, sebagai orang yang bisa mendapatkan barang apapun di penjara, untuk membantunya mengelola penginapan kecil itu. Andy minta Red berjanji saat Red sudah bisa bebas dari penjara Shawshank, Red harus mencari pesan yang ia tinggalkan di sebuah tempat untuk pergi ke Zihuatanejo. Walau terdengar Andy menjadi tidak waras atau tidak realistis lagi, Red berjanji akan melakukan itu untuk Andy.

Pada suatu malam setelah itu, Red mendengar dari seorang rekannya bahwa Andy telah meminjam tali tambang dari tempatnya bekerja di penjara. Red semakin khawatir bahwa Andy ternyata sudah semakin gila. Red berpikir bahwa Andy akan mengakhiri hidupnya di sel tahanannya. Hujan lebat yang turun di luar penjara membuat Red semakin kalut dan galau untuk memastikan apa yang kira-kira dilakukan oleh Andy malam itu.

Esok harinya, terjadi kegemparan di penjara Shawshank. Melalui pemeriksaaan prosedural di pagi hari, ternyata telah diketahui bahwa Andy telah hilang dari sel tahanannya. Benar-benar hilang.

Walau kekhawatiran Red tidak terbukti akan Andy yang bunuh diri di selnya, kini Red penasaran. Dimana teman baiknya itu berada? Hilangnya Andy seperti hilangnya kentut dari sebuah ruangan.

Kepala Penjara Norton yang panik langsung menginterograsi Red di sel tahanan Andy. Red yang selama ini menjadi teman karib Andy dianggap mengetahui dimana Andy berada.

Karena tidak ada petunjuk yang pasti dimana Andy menghilang, dengan frustasi Norton melempar batu-batu kecil di sel tahanan Andy. Ada sebuah batu kecil tersebut yang memantul dan menembus sebuah poster besar di sel tahanan Andy. Lubang kecil itu menunjukkan ada yang tersembunyi dibalik poster besar yang ada di sel tahanan Andy.

Ternyata poster besar tersebut menyembunyikan sebuah lubang besar di dinding sel tahanan Andy. Selama 17 tahun di penjara, Andy telah membuat lubang tersebut dan pada malam kemarin itulah Andy memanfaatkannya untuk kabur dari penjara.

Di sebuah adegan flashback, terlihat Andy sedang menyiapkan segala keperluannya untuk pergi dari penjara. Mulai dari baju bersih, sampai bukti-bukti kejahatan Norton sudah ia simpan dalam sebuah plastik. Plastik tersebut kemudian ia ikat dikakinya dengan sebuah tali tambang. Lalu dengan menembus lubang yang sudah ia buat, Andy berhasil keluar dari ruang utama penjara. Kemudian Andy merusak pipa kotoran yang ada pada penjara sebagai jalan berikutnya untuk langsung tembus ke sebuah sungai kecil. Setelah lewat dari pipa kotoran tersebut, didalam hujan lebat dan ditengah sungai kecil dekat penjara akhirnya Andy merasakan kebebasannya yang selama ini ia belum rasakan sebelumnya.

338840

Jejak Andy yang tertinggal adalah sebuah palu kecil yang sudah sangat rusak serta kaus penjaranya. Disaat Kepala Penjara Norton ingin mengejarnya di pagi hari itu, Andy sudah berada di sebuah bank untuk menarik semua uang Norton yang ada dalam rekening palsu yang ia ciptakan. Setelah itu, Andy mengirimkan bukti-bukti kejahatan Norton ke sebuah media massa untuk ditelusuri. Polisi akhirnya menangkap Norton dan Hadley atas kejahatannya yang ia lakukan di penjara. Namun, Norton tidak berhasil ditangkap karena sudah keburu bunuh diri dengan pistol yang ia siapkan.

Sementara itu beberapa hari kemudian, Red mendapat surat tanpa pengirim yang berasal dari sebuah kota. Setelah ditelusuri, kota tersebut berada di sebuah perbatasan antara Amerika dan Meksiko. Red yakin sekaligus senang karena ini adalah sebuah pertanda bahwa Andy sudah bebas pergi dari Amerika dan Andy ingin Red menyusulnya ke Meksiko.

Beberapa tahun kemudian, akhirnya Red dibebaskan dengan syarat dari Shawshank. Red bebas dan masih menjadi tahanan kota. Kemudian lewat janji dan pesan Andy yang Red ingat pada saat masih di penjara, Red menyusuri pesan-pesan yang Andy tinggalkan untuk dirinya. Diakhir perjalanan, Red menemukan pesan dan beberapa lembar uang dari Red. Dalam pesannya, Andy ingin Red segera menyusulnya ke Zihuatanejo, untuk membantunya meraih impiannya. Red merasakan ada sebuah harapan yang tertinggal di balik surat itu. Red kemudian melanggar bebas bersyaratnya dengan pergi ke sebuah kota antara Amerika dan Meksiko dimana Andy mengirimnya surat.

Pada akhir film, di sebuah pantai di kota Zihuatanejo, Red kembali bertemu dengan kawan karibnya Andy. Mereka akhirnya mendirikan impian mereka dan hidup bersama-sama.

Beberapa hikmah yang bisa saya ambil dari kisah di film sederhana ini adalah :

  1. Persepsi, cita-cita, harapan dan mimpi yang positif mengantarkan manusia menjadi lebih baik jika ia mampu meraihnya. Sebaliknya, manusia yang kehilangan cita-cita atau harapannya akan ‘mati’ terlebih dahulu sebelum ia mati sebenarnya. Sebagai contoh, disini kita melihat Andy dituduh bersalah karena kejahatannya. Akan tetapi selama di penjara dia mempersepsikan dirinya sebagai orang yang tidak bersalah. Nah, dari persepsi itu dia bercita-cita dan bermimpi untuk membangun hidupnya agar lebih baik. Terbukti dari posisi Andy yang betul-betul berada di posisi paling bawah dan kelam, Andy mampu mengubahnya jadi lebih baik. Nah, sebuah contoh dalam film ini tentang manusia yang kehilangan harapannya adalah seseorang tokoh bernama Brooks. Brooks ini adalah seseorang yang seumur hidupnya ada di penjara Shawshank. Sebelum Andy mengelola penjara perpustakaan ialah yang menjadi pengelolanya. Akan tetapi, karena sudah terlalu lama Brooks di penjara, maka ia kehilangan harapan dan cita-citanya setelah ia keluar dari penjara. Dia tidak menemukan harapan dan cita-cita itu karena ia merasa dirinya sudah menjadi bagian dari penjara itu (institutionalized). Dia bingung setelah ia bebas, mau kemanakah lagi ia akan bertahan. Hal ini yang membuat ia limbung, dan akhirnya bunuh diri karena tidak mempunyai tujuan..
  2. Melihat perjuangan Andy untuk membuka lubang selama 17 tahun, saya jadi teringat sebuah peribahasa dari tanah Sunda yang berbunyi “Cikaracak Ninggang Batu Laun-Laun jadi Legok”. Artinya kucuran air (cikaracak) yang menimpa sebuah batu terus menerus akan kelama-lamaan membuat batu itu menjadi berlubang (legok). Maknanya, usaha atau perjuangan yang dilakukan sedikit demi sedikit apabila dilakukan terus menerus akan menyebabkan hasil yang luar biasa. Disini kita lihat, Andy yang terus membuka lubang dengan palu kecil tanpa memperdulikan hasilnya. Dia hanya yakin hasilnya akan luar biasa. Akhirnya memang terbukti apa yang ia kerjakan berbuah hasil yang luar biasa.

Dimas Prabu Tejonugroho – @thedimasprabu

Advertisements

One thought on “Sibuklah Hidup atau Sibuklah Mati?

Berikan Komentar Anda

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s